twitter

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Jika ada teman baru, teman lama jangan dilupakan !

Kata-kata itu memang benar sekali. Setiap kali kita pasti akan mendapatkan teman baru. Entah itu dari kenalan tetangga, teman dekat, teman sekolah baru, ketemu di jalan, dan lain-lain. Di sini kita semakin lama semakin banyak mendapatkan teman. Semakin banyaknya teman yang kita kenal dan jumpai, terkadang teman lama suka dilupain atau terlupakan. Entah itu lupa mukanya, lupa namanya, atau memang sengaja sok ngelupain teman lamanya dulu itu. Tetapi disini setiap kali aku melihat foto-foto teman-teman yang sudah lama tidak pernah berjumpa, atau kebetulan bertemu dijalan, rasanya pengen sekali ngobrol panjang lebar. Dan pengennya terus ngadain acara reuni bersama seangkatan. Kalau tidak ya buka bersama bareng sekalian pas moment bulan Ramadhan. Aaaa.... Jadi kepengen reuni lagi :)
Walaupun kita punya teman lama tetapi dulunya cuma asal kenal dan tahu aja alias gak terlalu deket banget, kalau berjumapa ya tentunya ada rasa canggung dan kagok mau nyapa ataupun mau ngobrol. Ya, itu manusiawilah ya. Yang penting kita masih tahu kalau itu adalah teman lama kita.
Disini aku mau ngenalin satu-satu nih teman SD-ku dulu. Oh iya, sebelum ngenalin satu-satu, aku mau nerangin sedikit dulu tentang masa-masa SD dulu.
Dulu aku dan teman-temanku sekolah di SD Negeri Pengasih 1. Kita lulus angkatan tahun 2006/2007, yang berarti masuk SD pertama kalinya di tahun ajaran 2000/2001. Hihiii... Udah lama sekali ya ninggalin bangku SD :D . SD ku dulu biasa dan sederhana saja. Tidak terlalu mewah seperti di kota karena memang adanya di desa, gedung tidak semegah seperti dikota karena lahan hanya sekotak, sering menoreh piala walau tingkat kaca, dan banyak cerita dimasa belia :D Namun tak apa. Dari situlah sebenarnya awal dari semuanya :)
SD NEGERI 1 PENGASIH

Dalam perjalanan menuntut ilmu selama 6 tahun, banyak sekali hal hal baru yang ditemukan, yaitu :
  1. Dapat teman baru. Tentunya teman baru ini semuanya bisa mengisi kebersamaan selama 6 tahun ini dengan warna warni karakter masing-masing. Ada yang cantik, cakep, keren, cupu, hitam, putih, galak, nakal, baik, pemalu, jaim, lucu, dll. Ada juga yang pinter dibidang akademik, menyanyi, menari, taekondo, dll. Pokoknya masih banyak sekali. :D
  2. Dapat pengetahun baru. Kalau yang ini pastinya semua orang juga dapat. Semakin naik kelasnya, semakin banyak lagi pengetahuan dan ilmu yang didapat. Semua pelajaran yang didapatkan semasa menuntut ilmu di Sekolah Dasar (SD) itu adalah ilmu-ilmu dasar yang mendasari dari semua ilmu yang akan didapatkan di jenjang selanjutnya, yaitu SMP, SMA, bahkan sampai di perguruan tinggi. Jadi, jangan pernah sepelakan pelajaran-pelajaran yang pernah kalian dapat ya! :)
  3. Dapat pengalaman baru. Biasanya selama masih SD, kebanyakan semua murid dituntut bisa memberikan apresiasinya masing-masing. Contohnya ikut serta dalam ekstrakulikuler yang bertujuan untuk menyalurkan bakat, yang awalnya gak bisa menjadi bisa. Dari mulai bidang olahraga, seni budaya, keagamaan, kepramukaan bahkan teknologi. Ekstrakulikuler tersebut bisa tersalurkan juga dalam suatu perlombaan atau pementasan. Jadi, dari situlah semuanya pengalaman baru bisa didapatkan. :D
  4. Dapat cerita dan kenangan baru. Naaah.., ini yang biasanya banyak didapat. Apalagi di dapatnya perjalanan selama 6 tahun. Pasti ada yang pernah ngalamin kenangan buruk seperti diolok-olok, dijauhin, dinakali temen-temennya. Ada juga yang suka bermain disaat-saat jam istirahat, bahkan di jam pelajaran diam-diam juga ada juga yang suka bermain kalo udah ditinggal sama gurunya. Hihihiiii... :D Lha ini, ada yang dapet cinta monyet juga pastinya. Tapi bukan monyet beneran lho... Hayooo ngaku hayooo! :p
Dan pokoknya masih banyak lagi lah apa apa aja yang di dapat semasa masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Satu pesan dariku, "Teman baru boleh disanjung, namun teman lama jangan dibuang. OKe !!".

Ini aku ada foto semasa aku dan teman-temanku masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Tapi sayang, tidak semua foto didapat :(
ALUMNI TAHUN 2006/2007


Dan ini ada foto yang diambil pada saat reuni tahun 2012 di kediaman guru kami yaitu Ibu Lusi. Namun juga tidak semuanya bisa datang :(
Reuni 1

Reuni 2

Reuni 3

Reuni 4




Pembuatan Aplikasi Penghitung Kerucut

Modul
https://docs.google.com/file/d/0B9YT9jlWm5_EcmxsRHgxbE1Ya2M/edit?usp=drive_web


Pengenalan C++

Modul
https://docs.google.com/file/d/0B9YT9jlWm5_EMU1sU0pvOTYzZVU/edit?usp=sharing


          Demi memenuhi tugas bahasa Indonesiaku, aku bikin sebuah cerpen. Ya walaupun sedikit aneh dan kurang greget kalau menurutku. Ya sudahlah tak apa. Hehee.. Dikarenakan beban pikiran tidak hanya 1 tugas. Tapi banyak tumpukan tugas. Maklumlah namanya saja seorang pelajar. :)





Waktu Yang Dapat Menjawab
Karya Atika Nur Asmara


            Ku tatap wajahku di depan cermin. Kacamata besar dan behel serta dandanan ku juga yang amat sangat biasa, hanya rok panjang dan kemeja yang agak kebesaran. Sungguh tidak ada yang bisa menarik perhatian seorang lelaki. Soal penampilan aku memang sangat cuek, aku tidak terlalu memikirkan hal itu. Soal pelajaran aku jagonya. Tapi soal cinta aku sungguh merasa sangat tabu dan tak berpengalaman. Sudah biasa aku dijuluki si aneh. Dan itu membuat ku menjadi sesosok orang yang dikenal semua orang.
            Suara jeritan sudah terdengar dari kejauhan. Aku tahu mereka memperebutkan Reno. Coba kalau dia tidak pindah ke kampusku, coba saja kalau dia tidak datang dengan tiba-tiba, dan coba saja kalau dia tidak diperebutkan semua cewek di kampus. Tapi setiap melihatnya aku berusaha menghindar. Teringat semasa kecil saat aku masih menjadi tetangga dekatnya. Mungkin waktu itu aku mengambil jalan yang salah. Hal yang membuat ku sangat malu, dan itu membuatku sekarang menjadi seperti ini. Sulit untuk membuka diri. Penampilan saja aku tak mau seperti normalnya wanita yang suka berhias diri, karena itu pasti membuat Reno marah padaku.
Hey.., Maudy kan?”, tersentak ku sangat kaget saat tiba-tiba Reno datang memanggilku. Bodohnya kenapa aku harus melamunkan kejadian dulu dan dia datang pun aku tak tahu. “Eeh.. em.,iya. Reno ya?”, jawab Maudy sambil sedikit linglung dengan tingkahnya sendiri. “Seprtinya kita pernah tetanggaankan?”. Sambil mengalihkan perhatiannya dan berusaha menghindar, Maudy hanya berpura-pura ingin ke kamar kecil.
Ooh kenapa dia harus datang menemui ku sich. Kenapa gak orang-orang yang suka ngejar-ngejar dia aja. Dan kenapa dia masih ingat denganku?”, teriak Maudy di dalam kamar kecil sehingga membuat petugas kebersihan menggebrok pintu sangat keras karena membuat telinga pecah.
            Seperti biasa pulang dari kampus selalu setia menunggu bus tua. Walaupun sudah banyak transportasi yang lalu lalang dengan fasilitas mewah. Tapi aku lebih suka naik bus tua, karena bisa lebih dekat dengan masyarakat menengah ke bawah. Dan dari kejauhan terlihat mobil BMW silver mendekati halte bus. Sudah kutebak pasti dia mau menghampiriku. Dan hasilnya benar, padahal aku sudah menyembunyikan diri dari kerumunan banyak orang. Entah apa yang membuat dia mengetahuinya. Ternyata penampilanku yang membuatnya tahu. Teman-temanku semua iri padaku karena aku diajak pulang bareng. Tadinya ku menolak, tapi karena melihat teman-temanku yang pada iri lalu aku mengiyakannya aja.
Rumahmu masih yang dulu kan?”, tanya Reno.
Iya”, jawabku dengan singkat.
Eem.., boleh kah aku mempir ke rumahmu sebentar?”.
Haa.., ke rumahku? Eem., jangan sekarang Ren!”, jawab Maudy dengan penuh rasa penolakan. Ya walaupun dulu semasa kecil suka main bareng seperti saudara sendiri.
Lha kenapa? Bukannya dulu kita sering main di rumahmu. Masak mau mampir sebentar aja gak boleh”.
Eem.., bukan begitu. Soalnya rumahku nanti sore mau buat arisan. Jadi sedikit repot”, solot Maudy dengan bohong.
Ooh., yasudah lain kali saja aku ke rumahmu”. Maudy menghela napas dengan lega. Karena sebenarnya Maudy belum siap menemui Reno. Walaupun sebenarnya sangat merindukan Reno.
            Diantar siapa kamu? Sepertinya ibu kenal dengan laki-laki itu”. “Bukan siapa-siapa bu, Cuma teman la.. eh teman kampus koq”, hampir saja keceplosan. Surat pesta tahunan dari kampus datang juga. Ibu Maudy sangat senang sekali, karena saat inilah ibunya bisa mendandani anaknya yang sangat cupu. Tapi ternyata ini membuat Maudy tidak mau ikut. Alasan pertama karena dia tidak suka berhias, dan alasan kedua adalah dia tidak ingin bertemu dengan Reno.
            Baru saja masuk pintu gerbang kampus sudah dihadang oleh para penggemarnya Reno. Ya ampun, dasar artis kampus, kau ini membuat aku menjadi musuhnya satu kampus. “Heeh si cewek aneh, punya kaca gak sih? Ngaca dulu sebelum ndeketin Reno”, solot salah satu cewek dari berombolan.
Jangan sok kecakepan dech”, tambah teman lainnya.
Yang ndeketin Reno itu siapa? Yang sok kecakepan itu siapa? Siapa haa? Siapa?”, jawab Maudy.
Eh eh eeh.., berani ngebantah ya”, sambil ndorong dan Maudy terjatuh. Entah ada panggilan alam mungkin, seketika Reno muncul dari belakang dan menolong Maudy.
Kalian semua ini ngapain pada disini? Kalian anggap dia itu sebagai apa? Hewan? Gak aku sangka kalian sangat tidak berperikemanusiaan”, sahut Reno dengan nada yang sangat marah. Semua orang kaget dengan perkataan Reno, apalagi Maudy. Maudy terpesona dengan sikapnya yang sangat perhatian dan mau menolong seperti pahlawan yang tiba-tiba datang dari langit menuju ke bumi.
Salah satu dari gerombolan berkata, “Awas ya kalau kamu besok malam datang ke pesta tahunan di kampus”.
Awas apa? Awas kalau ada anjing galak?”, solot Reno. Semua gerombolan tertawa tertahan.
            Pesta malam tiba. Seperti yang diharapkan oleh ibu, aku seperti disulap dengan tongkat sulap dan berubah 180o bagaikan seorang putri Cinderella. Dengan gaun putih dan sepatu hak tinggi membuatku kerepotan untuk berjalan. Rambutnya yang terurai dengan mahkota kristal kecil di kepala dan tanpa kacamata besar membuatku terlihat sangat sempurna. Tak ada yang dapat menandingiku, kata ibu. Baru saja akan masuk ke dalam sebuah gedung tempat pesta tersebut berlangsung, suasana berubah dengan sendirinya. Semua mata terpana akan kedatanganku. Semua tidak percaya bahwa itu adalah aku. Aku, Maudy. Mereka saja tidak percaya, apalagi aku. Saat mengambil segelas minuman, tiba-tiba ada yang menawarkan berdansa. Ku lihat matanya dan mata itu adalah milik Reno. Hasilnya pun memang benar.
            Setelah berdansa, Reno mengajakku keluar untuk menghirup udara.
Maudy”, sahut Reno.
Ya”, jawab Maudy.
Lihat bintang itu! Terang, bersinar dan indah”, tambah Reno.
Eem.., karena itu ciptaan Tuhan”, jawab Maudy dengan enteng.
Tapi yang ini beda. Memang bintang itu terlihat sangat jauh di sana. Namun sekarang ini aku merasa sangat dekat sekali dengan bintang itu. Tak ada yang berani sedekat itu. Mungkin bintang itu sangat kedinginan. Karena jarak mereka sangatlah berjauhan. Tapi ku rasa aku dapat menghangatkan bintang itu dengan jarak yang sangat dekat sekali”, sambung Reno dengan katahatinya.
Bagaimana kamu bisa tahu kalau bintang itu dapat merasa hangat?”, tanya Maudy dengan nada ingin tahu dan merasa seperti masuk ke dalam imajinasinya Reno.
Karena aku dapat melihat bintang itu. Maudy, bintang itu ada di mata kamu”, memberi penjelasan kepada Maudy.
Aku? Kenapa harus aku?”, tanya Maudy dengan bingung.
            Reno memberikan penjelasan kepada Maudy. Ketika Maudy mengatakan bahwa ia tidak mau jauh dari Reno dan menyukainya, sebenarnya isi hatinya Reno sama dengan apa yang telah Maudy katakan. Tetapi Reno tidak sanggup mengataka dengan kata-kata dan membalikkan badan dengan meneteskan air mata. Bahwa sebenarnya sehari setelah kejadian itu Reno harus pindah keluar kota karena tuntutan kerja ayahnya. Maudy sangat kesal dengan apa yang telah Reno perbuat. Kenapa baru sekarang dia mengatakan hal yang sebenarnya. Padahal Maudy sangat merindukan Reno. Maudy kira Reno tidak suka dengannya dan langsung pindah dengan tiba-tiba entah kemana. Tahu seperti itu Maudy akan tetap setia menanti Reno. Dan akhirnya Reno mengatakan isi hatinya di malam itu juga. Maudy pun menerimanya dengan sangat haru.



Pantun. Pasti semua sudah tidak asing dengan yang namanya pantun. Pantun merupakan salah satu dari berbagai jenis puisi lama.


Di sini aku tidak mau ngebahas tentang pantun secara panjang lebar. Beberapa waktu lalu guru bahasa Indonesia ku nyuruh bikin pantun. Tetapi pantun itu harus berbalas dengan teman semejanya. Naah.., di sini aku buat pantun bersama teman sebangku ku. Sebut saja dia Ratna. :) Aku dan Ratna bikin pantun dengan tema Perkenalan. Kalian bisa membaca pantun ini dengan lagu Rasa Sayange lho... Untung-untung buat ngingetin kita dengan lagu itu gara-gara dulu pernah di klaim negara tetangga. Naah.., ini pantun berbalasnya :



Rasa sayange rasa sayang sayange
Kulihat dari jauh rasa sayang sayange

          Ada selendang motif batik
          Geblek rentenglah motifnya
          Duhai gadis manis dan cantik
          Boleh tahu siapa namanya

          Pergi ke pasar membeli manggis
          Tidak lupa membeli kelapa
          Hey kamu cowok yang manis
          Nama saya itu Ratna

Rasa sayange rasa sayang sayange
Kulihat dari jauh rasa sayang sayange 

          Makan tempe makan tahu
          Semua itu anda Punya
          Apa boleh saya tahu
          Rumah mana anda punya

          Buah mangga buah duku
          Buah apel buah pepaya
          Untuk apa kamu tahu
          Rumahku di seberang sana

Rasa sayange rasa sayang sayange
Kulihat dari jauh rasa sayang sayange 

          Kulit zebra kulitnya belang
          Warna belang punya sendiri
          Bolehlah saya antar pulang
          Tidak baik pulang sendiri

           Dua kilo buah salak
           Dua tangkai bunga melati
           Maaf saja saya menolak
           Karena saya berani sendiri

Rasa sayange rasa sayang sayange
Kulihat dari jauh rasa sayang sayange 

          Beli baju harganya mahal
          Pantas saja tak banyak yang suka
          Jadi orang jangan sok mahal
          Nanti tak ada orang yang suka

          Bu Samirah beli jamu
          Amat sangat pahit rasanya
          Terserah apa katamu
          Aku tak memperdulikannya

Rasa sayange rasa sayang sayange
Kulihat dari jauh rasa sayang sayange 




Biasanya nich setiap harinya pasti pernah ngerasain apa yang namanya Bad Mood. Tapi sebenarnya Bad Mood itu apa sich?! Kok kebanyakan orang sering mengatakan itu? Padahal banyak juga lho orang yang pada gak tahu maksudnya tapi sering mengatakan itu.
Contohnya nich "Aduch.., jangan ganggu aku donk!! Aku lagy Bad Mood tauk!! ~,~ ". Terus ada lagi nich "Kau ini kenapa?? Lagy Bad Mood ya??". Aduuch.., sok tahu banget dech ini orang. Tahu maksudnya aja enggak. Ya kalau emang bener lagy Bad Mood, coba kalau si dia ternyata lagi ngantuk!! Uuups.. Malu donk. :o
Sebenarnya Bad itu artinya buruk atau tidak baik. Lha kalau Mood sendiri artinya yaitu suasana hati. Jadi, Bad Mood adalah suasana hati yang sedang tidak baik. Tapi bukan berarti sakit lho ya!! Di sini aku gak mau menjelaskan detailnya masalah Bad Mood. Ntar malah dikiranya mau ceramah. Oooh tidak!! :o Aku cuma mau ngasih tahu buat para cewek-cewek maupun cowok-cowok yang lagi ngadepin kekasihnya yang sedang Bad Mood aja koq. Untung-untung berbagi pengalaman. :)
Aku kasih tahu nich tanda-tanda si dia kalau lagi Bad Mood :
  1. Raut wajah berubah, tidak ceria, tampak murung, dan pelit senyum.
  2. Perilakunya tampak malas-malasan dan enggan, dan tampak mengabaikan kamu.
  3. Kata-katanya tak seperti dirinya yang biasanya, kadang-kadang menjadi lebih ketus, dan juga singkat.
  4. Perhatikan respon-responnya dalam berkomunikasi, biasanya menjadi lebih "dingin" dan malas.

Terus nich ya, kamu pasti ikut Bad Mood juga kan?? Gara-gara si dia juga Bad Mood terus seperti mencampakkan kamu. Nich aku kasih saran untukmu buat ngadepin si dia harus gimana :
  1. Berikan ia waktu bagi dirinya sendiri untuk menyelesaikan masalah yang dialaminya.
  2. Jangan pernah berpikir bahwa kamu dapat memberinya solusi pada saat itu juga.
  3. Ada gunanya kamu menjauh sejenak, dan lakukan hal-hal yang dapat menyenangkan hati kamu. Lupakan bahwa si dia sedang uring-uringan. Ini cara terbaik untuk menjaga hati kamu agar tidak ikut uring-uringan.
  4. Biarkan sampai ia kelelahan dengan masalah hatinya sendiri, dan dekati dia pada saat dia tampak lebih siap untuk terbuka pada kamu.
  5. Ajaklah si dia bicara baik-baik, dan tanyakan apakah dia membutuhkan bantuan kamu untuk menyelesaikan permasalahannya.

Nach.., udah tahu kan sekarang!! Moga sukses ya dan moga berhasil. Kalau gak berhasil berarti kemungkinan pertama itu memang dirimu yang gak bisa sabaran. Dan kemungkinan yang kedua adalah kehendak dari yang di atas.